Kasus Dora Natalia Pegawai MA Yang Serang Polantas

Wednesday, December 14th 2016. | Berita Khusus

Fakta Mengenai Dora Natalia

Okebis.com – Kini sosial media merupakan makanan sehari-hari bagi sebagian besar masyarakat. Belakangan ini beredar video amatir mengenai kasus seorang ibu yang diduga menganiaya polisi lalu lintas karena akan ditilang dengan alasan melintas di jalur busway. Video nerdurasi 51 detik itu kemudian beredar di dunia maya dan menjadi viral. Peristiwa dalam video itu disebutkan terjadi di pagi hari, Selasa tanggal 13 Desember 2016 pada pukul 09.00 WIB. Video tersebut sontak membuat geger publik, pasalnya ibu yang mencakar polisi tersebut adalah seorang karyawan Mahkamah Agung. Namanya adalah Dora Natalia. Atas tindakannya itu, Dora Natalia telah dilaporkan kepada pihak berwajib karena serangan yang tak pantas kepada petugas. Dalam video amatir itu dia terlihat menyerang, memaki bahkan mencakar polisi lalu lintas yang diketahui bernama Aiptu Sutisna. Hingga kini Dora Natalia yang lahir di kota Medan pada 29 Desember 1981 ini masih tercatat sebagai warga dari Kota Medan. Dalam suatu dokumen Dora Natalia masih tercatat sebagai warga di Jalan Jamin Ginting Lk1 Kota Medan. Dokumen tersebut merupakan surat keterangan memeluk Agama Islam yang dikeluarkan oleh pihak Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, Jakarta. Dia tercatat sebagai pemeluk agama Islam pada tanggal 4 Oktober 2013. Dokumen tersebut diposting sendiri oleh Dora Natalia dalam akun Facebooknya, kemudian dia menuliskan komentar “Sekedar sekilas info…”

Badan Pengawas MA Memproses Kasus Dora Natalia

Mahkamah Agung telah melimpahkan kasus yang menimpa pegawainya yang bernama Dora Natalia ke Badan Pengawas MA untuk diteliti dan diambil tindakan selanjutnya.

“Sudah diserahkan kepada Badan Pengawas MA untuk melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Badan pengawas akan meneliti dan mengambil tindakan atas kejadian itu,” kata Juru Bicara MA Suhadi , Selasa 13 Desember

Ketika ditanya mengenai sanksi apa yang akan diberikan kepada Dora, Suhadi belum bisa memastikan. “Nanti dilihat usai pemeriksaan. (Mengenai Sanksi) berdasarkan PP Nomor 53/2010,” ujar Suhadi.

Dora Natalia

Suhadi menegaskan kepada seluruh pegawai MA agar hati-hati dalam bersikap dan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku. Mahkamah Agung akan memberikan sanksi tegas bagi pegawainya yang melanggar hukum.

“Jelas, (seluruh pegawai Mahkamah Agung) harus taat pada semua peraturan yang berlaku,” ujar Suhadi.

Sapta Maulana selaku Ajun Komisaris Besar Polisi Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur sebelumnya telah mengatakan bahwa, polisi telah mengambil keterangan dari Aiptu Sutisna (Polisi Lalu Lintas yang menjadi korban) dan mendapat barang bukti atas kejadian tersebut.

“Barang buktinya adalah baju dinasnya yang robek-robek, pangkatnya yang copot serta rekaman video. Itu yang mengambil video juga anggota, rekan korban yang juga sedang bertugas,” ungkap Sapta.

Sapta juga melanjutkan, bahwa pihaknya akan memanggil Dora Natalia untuk dimintai keterangan mengenai kejadian tersebut. “Iya nanti kita panggil,” tandas Sapta.

Artikel ~ Dora Natalia.

Ika Kumala Dewi on BloggerIka Kumala Dewi on EmailIka Kumala Dewi on FacebookIka Kumala Dewi on GoogleIka Kumala Dewi on InstagramIka Kumala Dewi on LinkedinIka Kumala Dewi on TwitterIka Kumala Dewi on WordpressIka Kumala Dewi on Youtube
Ika Kumala Dewi
Ika Kumala Dewi
Online Marketing Author CV.Garuda Sakti
Hai ,saya adalah Ika Kumala Dewi .Seorang penulis junior yang ingin berbagi informasi dan pengetahuan tentang berbagai hal di sekitar kita. Terutama lewat Okebis.com ini yang merupakan sumber informasi yang Akurat, Positif,dan Bermanfaat. Salam Kenal ~
tags: , , ,

Related For Kasus Dora Natalia Pegawai MA Yang Serang Polantas