Waspada ‘Blue Whale Challenge’, Permainan Berbahaya Dari Rusia Yang Telah Memakan Banyak Korban Jiwa

Wednesday, May 3rd 2017. | Berita Khusus

Waspada Kehadiran ‘Blue Whale Challenge’ Di Sosial Media!!!

Okebis.com || Blue Whale Challenge merupakan sebuah permainan yang mengharuskan pemain untuk menyakiti diri sendiri dengan berbagai cara selama 50 hari tanpa henti. Di akhir tantangan, pemain akan diminta untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis, seperti menabrakkan diri pada kereta api atau melompat dari atas gedung yang tinggi.

Permainan ini disebut sebagai Blue Whale Challenge karena penduduk setempat menganggap bahwa paus yang terdampar dan mati di pantai adalah hal yang di sengaja oleh paus untuk menepi ke pantai dengan tujuan bunuh diri. Dengan menggunakan hastag #BlueWhaleChallenge, aksi gila ini menyebar di sosial media. Permainan Blue Whale Challenge ini dijalankan dengan sasaran remaja yang dikenal memiliki emosional yang tidak stabil dan memiliki depresi untuk bunuh diri.
Baca Juga:
Blue Whale Challenge berasal dari negara Rusia dan sejauh ini telah menyebar ke Spanyol, Ukraina dan Portugal. Situs bernama vk.com (VKontakte) yang berasal dari Rusia diduga jadi tempat lahirnya Blue Whale Challenge. Dalang dibalik permainan ini adalah seorang kurator atau master yang tidak diketahui identitasnya. Ia lah yang mempengaruhi para pemain untuk mengikuti semua aturan yang di buatnya di Blue Whale Challenge. Begitu ada pemain yang ingin masuk akan diberi seruan oleh kurator dengan bunyi “Sekali kamu masuk. Maka kamu tidak boleh berhenti. Atau kami akan mendatangimu.”

Blue Whale Challenge

Blue Whale Challenge Mulai Menyebar Di Sosial Media.

Tagar #BlueWhaleChallenge #i_am_whale  #curatorfindme #wakemeat420 #f40 #f57 dan #imready menyebar di media sosial seperti Twitter dan instagram. Pengguna Instagram yang mencari tagar #i_am_whale akan diberi peringatan terlebih dahulu bahwa konten yang diperlihatkan mengacu pada tindakan menyakiti diri sendiri. Kebanyakan para pemain adalah remaja yang mengalami depresi, bullying, hingga pelecehan seksual. Mereka menyimpan semua kemarahan dan rasa malu sendirian hingga bunuh diri menjadi jalan pintas.

Para pemain diduga masuk ke dalam sebuah grup chat tertutup (Skype, Whatsapp, dll) dimana didalamnya terdapat para pemain dan sang kurator yang memberikan tantangan mengerikan selama 49 hari. Di antaranya mengukir tanda tertentu menggunakan pisau pada tangan atau kaki pemain dengan tanda f57, f40, gambar ikan paus menonton video horor yang dikirim kurator, duduk di atas atap pada pukul 4.20 pagi, dan banyak lagi tantangan lain yang intinya menyakiti diri sendiri. Dan di hari ke 50 tantangan bunuh diri diberikan. Pemain harus memposting foto selfie sesaat sebelum melakukan aksi mereka dan menuliskan salam perpisahan seperti ‘Goodbye’ atau ‘End’.

Image result for Blue Whale Challenge
Dilansir Higgypop, Blue Whale Challenge diduga jadi penyebab utama 80 hingga 130 anak remaja melakukan aksi bunuh di periode November 2015 hingga April 2016 di Rusia. Menyikapi Blue Whale Challenge, Direktorat Bina Pelayanan Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyediakan layanan konseling pengaduan keluhan masalah kejiwaan selama 24 jam dengan nomor  kontak 021-500-454. Jadi kesimpulannya, hindari Blue Whale Challenge demi generasi bangsa yang lebih baik.
Image result for save child
Artikel ~ Blue Whale Challenge.
Ika Kumala Dewi on BloggerIka Kumala Dewi on EmailIka Kumala Dewi on FacebookIka Kumala Dewi on GoogleIka Kumala Dewi on InstagramIka Kumala Dewi on LinkedinIka Kumala Dewi on TwitterIka Kumala Dewi on WordpressIka Kumala Dewi on Youtube
Ika Kumala Dewi
Ika Kumala Dewi
Online Marketing Author CV.Garuda Sakti
Hai ,saya adalah Ika Kumala Dewi .Seorang penulis junior yang ingin berbagi informasi dan pengetahuan tentang berbagai hal di sekitar kita. Terutama lewat Okebis.com ini yang merupakan sumber informasi yang Akurat, Positif,dan Bermanfaat. Salam Kenal ~
tags: , , , ,

Related For Waspada ‘Blue Whale Challenge’, Permainan Berbahaya Dari Rusia Yang Telah Memakan Banyak Korban Jiwa